Kamis, 19 Mei 2016

Bismillahirrohmanirohiim..

Malam ini suasana hati sedikit terusik,harus nya ini tidak akan penah terjadi kalau diri ini tak pernah hadir di sini ..Tentu kita pun pasti berfikir hal yg sama,mana kan mungkin asap terjadi  kalau tidak ada api yg menjadi penyebab nya..dan tak mungkin pula api kan menyala jika tak ada batu sbg pemantik nya..
Sudah pula menjadi lumrah nya dunia setiap yg tercipta mempunyai pasangan nya,apa pun bentuk nya..contoh yg paling sederhana saja,tulisan ku ini yg paling nyata..di antara yg menyukai tak kurang pula yg membenci.

Terima kasih atas kritikan dan kebencian yg sudah terhujah kan, tidak ingin marah apa lagi membalas dendam, karena takut akan semakin menyakit kan, biar lah yg sudah terjadi sudah lah..itu semakin membuat lebih dlm mengintrofeksi diri.

Ini hanya sekedar penjelasan yg harus di jelas kan..bukan nya berniat membela diri atau menyata kan pembenaran semata…
Benang merah harus lebih terlihat nyata..

Tak sekalipun terniat kn oleh hati utk berusaha mencari perhatian agar orang suka dg apa yg ku tulis kan.
Apa yg terlintas di fikiran itulh yg mnjadi tulisan.
Apa yg terdetak di hati itulah yg mnjadi puisi..
Apa yg ku lamun itu jualah yg menjadi pantun..dan,
Apa yg menjadi karya hanya semata goresan pinsil dan pena.
Sedikit pun tidak berharap kan pujian apatah lagi mencari sebuah kebanggan,
Kalau pun ada yg suka ..Alhamdulillah..
Jika tak suka..abaikan saja lah..
Jangan lah di usut ushul dan sanad nya jika ada hadist yg tertera terbaca.
Bukan kh terlihat jelas siapa perawi nya….?
Jangan lah di tanya dari mana asal doa ...karena itu adalah diksi dari rangkaian kata..
Jangan lah di tanya apakah aku sdh mengamal kan ibadah yg terlukis indah..
Karena apa yg ku tulis adalah dlm rangka penyemangat,memotifasi,diri yg masih jauh dari kata sempurna dlm ibadah dan beramal sholiha.

Beriring sekata Nawaitu Lillahi Ta'alaa,..hadir di sini..berinteraksi dlm jalinan indah nya ukhuwwah Islamiyyah..
Menyemai benih persahabatan demi menuai segenggam kebaikan.
Bermanis nya kata ..tidak sekedar menanam tebu di bibir..
Berbijak nya pepatah .. tak pun hanya sekedar kiasan.
Bertaut kan pantun tak sekedar salam dan santun.
Bersimfoni nya puisi bukan nak menggelar romantis diri..

Semua berawal di sini.. dari hati yg jernih..
* Bi qolbin saliim * dg hati yg selamat..
Semua berharap kan sepenuh nya atas  ridho dari Allah Subhana Wata'alaa.

Aamiin..Bi barokAllah…

Tidak ada komentar:

Posting Komentar